| Teknik Mengubah File MPG Ke avi DivX (Bagian 2) |
| Written by super_s2d4 | |
| Rabu, 01.09.2004 | |
Di bagian kedua ini, saya akan mencoba memberikan sedikit tips agar kita bisa sedikit memperbaiki kualitas gambar file avi divx kita. Dalam pembahasan kali ini kita akan sedikit mengutak-atik opsi2 yang diberikan oleh encoder divx.
Opsi2 ini bisa kita akses saat kita melakukan Setting Video Encoder. Lakukan seperti langkah yang sudah disebutkan pada bagian 1 artikel ini. Pada langkah kedua, pilih menu Video->Fast recompress. Lalu Pilih menu Video->Compression (Ctrl+P). Akan keluar kotak dialog "Select video compression". Pilih encoder "DivX Pro(tm) 5.2.0 Codec". Klik Configure. Akan muncul kotak dialog "DivX codec properties". Selanjutnya ada beberapa hal yg bisa kita lakukan: 1. Memperbaiki resolusi dan aspect ratio dari file avi yg akan dibuat. Aspect ratio adalah perbandingan antara lebar dan tinggi asli dari file video, sedangkan resolusi adalah besar dari lebar dan tinggi video itu sendiri. File mpg biasanya beresolusi 352X240 (NTSC, aspect ratio 1.467) atau 352x288 (PAL, aspect ratio 1.222), sedangkan layar monitor umumnya beraspect ratio 4:3 (1.333). Oleh player mpg/vcd, aspect ratio asli dari file mpg ini tidak dipakai, dan player secara otomatis akan menyesuaikannya dengan aspect ratio layar monitor. Sedangkan pada saat kita mengubah file mpg menjadi avi, resolusi yang dipakai adalah resolusi asli, akibatnya saat ditonton dengan player biasa akan timbul dua garis hitam di bagian atas dan bawah layar. Gambar pun akan terlihat sedikit lebih gepeng ^_^. Hal ini tidak akan terjadi jika Anda memutar file avi dengan divx player yang disertakan dalam bundle software divx 5.2.0, tapi jika Anda lebih senang dengan media player, sebaiknya samakan saja aspect ratio file avi dengan aspect ratio layar monitor Anda. Karena aspect ratio monitor umumnya adalah 4:3, ada dua cara buat membetulkan resolusinya (sebenernya dua-duanya sama ajah). Pertama, sesuaiin lebarnya, tingginya tetap. Kedua, sesuaiin tingginya, lebarnya tetap. Pake cara kedua (cara pertama hasilnya jadi bukan bilangan bulat), tinggi = 240 x 4/3 = 320. Jadi mari kita ubah resolusi avi keluaran menjadi 320x240. Klik Tab "Video". Aktifkan kotak "Enable Resize". Ganti nilai "width" dan "height" dengan 320 dan 240. Lalu pilih metode resize, yang terbaik kualitasnya adalah bicubic (sharp). 2. Gunakan opsi "Psychovisual Enhancements". Saya tidak akan menerangkan tentang fungsi ini terlalu panjang, sederhananya fungsi ini akan memaksimalkan kualitas pada area video yang banyak mendapatkan perhatian mata kita dan mengkompres habis-habisan pada area video yang tidak akan terlalu terlalu diperhatikan oleh mata kita sebagai penontonnya. Aktifkan fungsi ini dan pilih fast atau slow, slow akan menghasilkan kualitas yang lebih baik dengan kompensasi berkurangnya kecepatan encoding. 3. Mengurangi noise video. Pada group "Advanced" geser slide "Source Pre-processing" ke kanan. Light hanya akan mengurangi noise sedikit, sedangkan extreme mungkin akan membilas file avi yang akan dibuat. Untuk file mpg pada umumnya, pilihan light atau normal sudah cukup. Tambahan: Seperti yang sudah dijelaskan pada poin 1 di atas, Anda bisa saja menggunakan resolusi yang lebih besar dengan aspect ratio yang sama, misalnya 480x360, 512x384 atau 640x480. Hal ini pada dasarnya tidak akan meningkatkan kualitas asli dari file avi yang dihasilkan, apalagi jika bitrate yang digunakan adalah adalah bitrate default divx 5.2 yaitu 780 kbps, justru akan merusak kualitas video secara keseluruhan karena resolusi yang lebih besar membutuhkan bitrate yang lebih besar pula (mengenai ini akan saya terangkan dalam artikel berikutnya). Well, that's all for now. Berikutnya saya akan membahas bagaimana mengatur dan mengompromikan antara kualitas video dan ukuran file avi yang ingin dibuat. <super_s2d4> Lihat Juga Artikel: |
| < Prev | Next > |
|---|