Home arrow Review arrow Review Anime arrow Sensei No Ojikan -DOKI DOKI SCHOOL HOURS-
Sensei No Ojikan -DOKI DOKI SCHOOL HOURS-
Written by super_s2d4   
Kamis, 27.05.2004
Image
Suka sama anime Azumanga Daioh? Coba tonton Sensei No Ojikan, selama 13 episode (rencana penayangan anime ini) kita akan dibawa untuk mengikuti kehidupan sehari-hari Suzuki Mika yang wajahnya baby-face dan tingginya cuman 147 cm - kelihatannya dia seperti anak sd kelas 5 atau 6.... Tapi sebenarnya Mika-sensei (waks...) adalah guru SMU berusia 27 tahun. OK, harap tenang karena sekarang waktunya bu guru.... buka halaman selanjutnya dengan cara klik link di bawah ini ^^;;;
 

Sebagaimana Azumanga Daioh, anime ini bersetting di SMU selayaknya sekolah biasa - nothing unusual... kecuali Mika-sensei tentunya ^_^ dan ..... eh murid2nya juga :P, seperti gabungan makhluk2 aneh dari berbagai anime digabung jadi satu. Oh, well. THAT's unusual....

ImageSama seperti Azumanga Daioh juga, komedi di anime ini banyak sekali yang Japanese-oriented, contohnya permainan plesetan kata khas Osaka-san dari Azumanga Daioh bisa ditemui juga di Sensei No Ojikan :). Plot anime ini adalah kehidupan sehari-hari, dan memang inilah inti dari anime ini: kehidupan sehari-hari Mika-sensei dan murid2nya yang juga sangat menyayangi gurunya (well, in each of their own style).

~ Hajimemashite ~

ImageSuzuki Mika (27 tahun lho) walau tinggi cuman 148 cm :P. Mika-sensei adalah wali kelas 2B. Dia lebih pendek dari muridnya yang manapun, tapi karena sifatnya yang perhatian dan ceria, murid2nya lebih menyukainya dibanding guru2 lainnya. Mirip banget modelnya sama Chiyo-chan dari Azumanga Daioh.

 

 

 

ImageKobayashi Akane, hobinya kerja sambilan demi uangnya (ya iyalah). Sangat malas dan sering ketiduran di kelas, tapi saat bangun dia sangat ceria dan juga agak ceroboh. Mirip dengan Tomo-chan dari Azumanga Daioh.

 

 

 

ImageSuetake Kenta, anggota klub sepak bola yang sama sekali ngga sensitif (soal cewek dia bener2 baka :P). Suetake adalah pusat perhatian di kelas karena tampan, walau otaknya ngga ada. PR adalah mimpi buruk buat dia :lol: 

 

 

 

ImageNakamura “Oyaji” Gen, dijuluki pak tua (oji-san/oyaji) dan memang gaya bicara dan tingkah lakunya seperti bapak2 berusia 40 tahun walaupun usianya sama dgn murid lainnya (16 tahun). Dia baca berita olah raga di koran, mengelap wajahnya dgn handuk lusuh (tingkah laku bpk2 di jepang), pokoknya tidak diragukan lagi kalau Nakamura bener2 pantas jadi oji-san.

 

 

 

ImageSeki Jouji, cowok shonen-ai yang super narsis. Sangat mengagumi ketampanannya(atau kecantikan?) sendiri. Dia bahkan pake make-up agar kulitnya tampak lebih mulus. Sangat suka cewek, dan banyak cewek terganggu karenanya :P

 

 

 

ImageNagane “Iincho” Shizuka, cewek kalem dan juga ketua kelas. Dia tipe pemimpin, nilainya pun selalu bagus. Tetapi dibalik itu, dia menyimpan keinginan terpendam untuk bisa bersama dengan idolanya, Koro-chan (what the heck :P).

 

 

 

ImageKudou Yuuichi, cowok homo o_0 (jgn dekat2). Dia sama sekali ngga merahasiakan klo dia sangat menyukai Suetake. Kudo adalah murid yang pandai (kok dia bisa suka sama Suetake yang super baka yah), tapi sering lepas kontrol klo sudah menyangkut rasa sukanya thd Suetake walaupun pada akhirnya dia cuman ditertawakan (oleh Suetake).

 

 

 

ImageTominaga Minako, anggota klub memasak dan penggemar film horror. Sikapnya bisa dianggap paling jelek di antara semua cewek di kelas, karena dia yang paling hobi menguliahi orang lain. Tapi dia juga cewek yang populer di sekolah, karena dia punya ciri2 paling unggul di mata cowok, yaitu... bisa masak. Tak ketinggalan dia juga suka bawa2 pisau jagal yang besar (:glek:).

 

 

 

ImageKitagawa Rio, counterpartnya Sakaki-san dari Azumanga Daioh dengan tubuh yang seksi dan juga kesukaannya pada hal2 yg kawaii. Bedanya dia sangat suka sama anak cewek yang kawaii, dan gara2 ini dia sukaaaaaaa banget sama Mika-sensei ^^;;; Akibatnya walaupun banyak cowok yg menyukainya, ngga satupun yg dia pedulikan.

 

 

 

ImageWatabe Soukan, ketua klub manga dan otaku 2 dimensi, maksudnya cuman suka sama cewek anime/manga (lagian apa bedanya, dia khan juga tokoh anime :P). Bisa dibilang jenius dalam menggambar, Watabe sangat bangga karena dia bisa menggambar apa saja yg dia mau. Tiap liat kertas, pasti dia ingin menggambar dan Mika-sensei pun sangat menyukai gambar yang dibuat Watabe. Sebagai ketua klub manga dia mendapat banyak perhatian umum (itu sih katanya dia sendiri, lagian anggota klub manga emang juga cuman dia sendirian).

~ Soro soro jikan ga arimasen yo, dakara owarimasho ~

Anime ini berasal dari manga 4 panel, berjudul sama dan manganya diterbitkan lebih dulu daripada Azumanga Daioh, jadi Sensei No Ojikan sama sekali bukan pengekor kesuksesan Azumanga Daioh. Anime ini mungkin ada juga karena melihat bahwa Azumanga Daioh pun bisa diterima dengan baik oleh khalayak penggemar anime, jadi sebenarnya patut disyukuri juga. Apalagi anime komedi ringan dan fresh, dengan tema yang sangat melekat dengan keseharian kita semacam ini ngga banyak. Overall, anime ini cukup menghibur. Kalo suka dengan anime bertemakan persahabatan, sekolahan, pr, dan guru yang kawaii ^_^ then this is anime 4 u.

Anime ini mulai ditayangkan di Jepang 4 April 2004 oleh TV Tokyo. Opening Theme-nya “Oshieteageru” dinyanyikan oleh can/goo, dan Ending Theme-nya oleh DROPS berjudul “Futari Kibun de Rock'n'Roll”. Anime produksi J.C. Staff ini, website resminya bisa dilihat di http://www.tv-tokyo.co.jp/anime/sensei/. <super_s2d4>

Ket.

hajimemashite = ucapan saat berkenalan

soro-soro... = karena waktunya sudah habis, mari kita akhiri

 

 
< Prev   Next >