Home arrow Review arrow Review Anime arrow Ginyuu Mokushiroku Meine Liebe
Ginyuu Mokushiroku Meine Liebe
Rabu, 26.01.2005

Tahun 1935, dunia dilanda chaos. Kekacauan meluas mulai Eropa hingga Asia. Termasuk di Kuchen, negara kepulauan di pinggiran Eropa, juga Jepang.

Orpherus Furst von Marmelade nahe Gorz (Orphe), bangsawan Kuchen, adalah salah satu yang merasakan akibat kekacauan itu. Sang kakak, Robertine, tewas hanya beberapa hari menjelang pernikahannya

Ginyuu Mokushiroku Meine Liebe


Tayang: Animax, 4 November 2004
Jumlah episode: 13
Cerita orisinal: Konami
Desain karakter orisinal: Yuki Kaori
Desain karakter: Shiba Minako
Skenario: Kawasaki Hiroyuki, Omode Akemi
Sutradara: Mashimo Kouichi
Musik: Hirano Yoshihisa
Produksi: Bee Train

Tonjolkan Cowok, Minim Porsi Cewek
Tahun 1935, dunia dilanda chaos. Kekacauan meluas mulai Eropa hingga Asia. Termasuk di Kuchen, negara kepulauan di pinggiran Eropa, juga Jepang.

Orpherus Furst von Marmelade nahe Gorz (Orphe), bangsawan Kuchen, adalah salah satu yang merasakan akibat kekacauan itu. Sang kakak, Robertine, tewas hanya beberapa hari menjelang pernikahannya. Kemungkinan besar, kecelakaan yang menimpa Robertine adalah bagian dari intrik politik.

Dua tahun kemudian, Orphe bergabung dalam Perguruan Rosenstolz. Di perguruan itu, para pemuda dari keluarga bangsawan menuntut ilmu. Raja Kuchen mendirikan sekolah tersebut untuk mencetak calon anggota Strahl, dewan penasihat raja.

Bersama empat orang lainnya, Orphe kini menjadi kandidat Strahl. Mereka adalah Eduard Markgraf von Sekt nahe Braunschweig, Ludwig Herzog von Mohn nahe Liechtenstein, Camus Pfalzgraf von Silvaner Lunerburg, dan Ishizuki Naoji. Siapakah di antara kelima biseinen (cowok cakep, Red) ini yang sukses menjadi anggota Strahl?

Persaingan dan persahabatan di sekolah dengan bumbu intrik merupakan resep utama Ginyuu Mokushiroku Meine Liebe (artinya kurang lebih The Book of Songs My Love). Serial yang disiarkan Animax mulai 4 November 2004 ini diangkat dari game populer Konami.

Tampaknya, Meine Liebe memang membidik segmen penonton cewek. Mashimo Kouichi sang sutradara memberi porsi lebih besar pada kaum cowok di layar. Bahkan, hingga episode ke-11 yang ditayangkan 20 Januari lalu, tidak ada tokoh cewek yang benar-benar memiliki kontribusi berarti pada cerita secara keseluruhan.

Bahkan, Mashimo-sensei secara tak langsung membenarkan hal itu. "Saya ingin membuat penonton mengatakan, ’Saya suka Ludwig, tapi Eduard juga manis’," tuturnya.

Berbeda dengan versi game-nya, atmosfer cerita anime produksi Bee Train ini cenderung serius dan minim humor. Tapi, hal itu masih termaafkan karena penampilan para tokoh utamanya cukup menyegarkan mata. Asal tahu saja, desain karakter orisinal para tokohnya dibuat oleh Yuki Kaori (Angel Sanctuary, Count Cain). Untuk animenya, desain karakternya dikembangkan Shiba Minako.

Meski titel anime ini berbau cinta, skenario yang disusun Kawasaki Hiroyuki dan Omode Akemi malah hanya sedikit menyinggung masalah itu. Yaitu di episode kelima, dimana Ludwig dikisahkan akan menikah. Itu pun bukan atas dasar cinta, melainkan untuk mempertahankan status ningrat keluarga.

Penonton malah lebih banyak diajak menyelami kehidupan dan interaksi antarbangsawan di Rosenstolz. Terutama kelima tokoh utamanya, Orphe, Eduard, Ludwig, Camus, dan Naoji. Plus si novelis misterius yang sering berhubungan dengan mereka, Isaac.

Sekilas, hubungan Orphe dan Ludwig tampak bak kucing dan anjing. Namun, ada saatnya mereka bekerja sama menyelesaikan suatu masalah. Bahkan, terkesan melindungi satu sama lain. "Penghuni kelas Strahl sebenarnya akrab satu sama lain, meski orang di sekitar mereka menilai sebaliknya," kata Mashimo-sensei.

Kalau kamu mengharapkan adanya shounen-ai dalam Meine Liebe, mengingat hubungan para tokoh utamanya yang rada "mencurigakan", kamu bakal kecewa. Soalnya, serial bergenre drama ini memang berfokus pada perkembangan karakter para kandidat Strahl. Satu lagi, Meine Liebe bukan serial yang cocok buat mereka yang nonton anime hanya untuk mencari hiburan.

Tertarik dengan serial sepanjang 13 episode ini? DVD volume pertamanya akan dirilis 4 Februari. Dengan membayar 3.150 yen, pembeli mendapatkan bonus berupa petikan wawancara dengan Sakurai Takahiro, postcard, picture label, dan CD drama orisinal sepanjang 25 menit.

Chara

Orpherus Furst von Marmelade nahe Gorz

Seiyuu: Sakurai Takahiro
Wajah Orphe memang dingin, tapi hatinya hangat. Tipikal pemimpin yang memikirkan kepentingan orang banyak. Orphe sangat perhatian pada teman-temannya di kelas Strahl. Dua tahun lalu, Robertine, kakaknya tewas. Itulah yang membuatnya ingin menjadi anggota Strahl, agar bisa melindungi rakyat dari kejamnya peperangan.

Eduard Markgraf von Sekt nahe BraunschweigSeiyuu: Seki Tomokazu
Ed merupakan anak hasil perselingkuhan Viscount Braunschweig dengan rakyat jelata. Karenanya, cowok periang ini sering dipandang sebelah mata. Namun, Orphe, sahabatnya sejak kecil, tidak mempermasalahkan statusnya itu. Ed punya seorang adik perempuan yang dipisahkan darinya.

Ludwig Herzog von Mohn nahe Liechtenstein
Seiyuu: Seki Toshihiko
Dalam banyak hal, Lui sering berselisih pandangan dengan Orphe. Meski tak mau mengaku, Lui seringkali menyelamatkan saingannya itu. Cowok kharismatik ini merupakan tipikal pemimpin yang tegas dalam bertindak. Dia tak segan mengorban sejumlah orang demi menyelamatkan lebih banyak lagi.

Camus Pfalzgraf von Silvaner Lunerburg
Seiyuu: Hoshi Souchirou
Sejak kecil, Camus memiliki kekuatan untuk mengetahui masa depan. Sehingga, orang-orang takut padanya. Kecuali Lui yang memiliki hubungan darah dengannya. Selain itu, Camus dianggap aneh karena bisa memahami "bahasa" bunga. Kekalemannya selalu bisa menenangkan anggota kelas Strahl.

Ishizuki NaojiSeiyuu: Ishida Akira
Dialah yang menjadi penengah bila Lui dan Orphe mulai berselisih. Sehari-hari, Naoji tak banyak bicara dan sikapnya sangat santun. Naoji adalah anak keluarga terpandang di Jepang. Kemampuan kendo-nya hebat, tapi sahabat Lui ini selalu bersikap merendah.

Sir Isaac CavendishSeiyuu: Koyasu Takehito
Mengaku sebagai novelis, Isaac sering terlibat dalam "petualangan" Orphe dan anggota kelas Strahl lainnya. Bangsawan asal Inggris ini sedang menyelidiki sesuatu yang tampaknya berhubungan dengan Akademi Rosenstolz.

 

 

Awalnya, Meine Liebe merupakan game dating simulation keluaran Konami. Tambi Musou Meine Liebe (Aesthetic Dream My Love), titel lengkapnya, dirilis 26 April 2001 dalam format Game Boy Advance. Dua bulan kemudian, tepatnya 22 Juni, Official Guide-nya mulai dijual. Tepat lima bulan berselang, menyusul kumpulan ilustrasinya.

Game tersebut sukses menarik hati gamer cewek. Sehingga, drama CD-nya diluncurkan pada 25 Juli 2001. Drama ini didukung oleh sejumlah seiyuu ternama. Sakurai Takahiro (Orpherus), Koyasu Takehito (Isaac), Ishida Akira (Ludwig), Morikubo Shoutarou (Eduard), Miyata Kouki (Camus), dan Sugita Tomokazu (Naoji). Tiga nama pertama juga ikut berpartisipasi dalam versi animenya.

Setelah tiga tahun "tenggelam", Konami merilis Meine Liebe Yuubi naru Kioku (My Love for Beautiful Memories) untuk PlayStation2 pada 22 September 2004. Official Guide-nya dilempar ke pasaran pada 29 Oktober 2004.

Dalam game tersebut, player akan memainkan tokoh Erika, siswi Rosenstolz. Player harus bisa menggaet hati para tokoh utamanya, Orpherus, Eduard, Ludwig, Camus, dan Naoji. Semakin banyak cowok yang bisa dipacari, semakin tinggi nilai yang akan diraih. Namun, player harus bisa berinteraksi dengan cowok dan cewek lain di Rosenstolz serta menyelesaikan studinya dalam waktu 2 tahun.

Selain drama CD, Meine Liebe juga melebarkan sayap di dunia manga. Titelnya, Meine Liebe Eien naru Musou Kyoku (My Love Eternal Dream’s Song). Izawa Rei yang bertanggung jawab terhadap art-nya. Dengan cerita orisinal dari Konami. Serial ini dimuat dalam Betsu Hana to Yume, Hakusensha, sejak Juli 2004 dan masih berlanjut. Versi manga ini relatif mirip dengan game-nya. Tokoh utamanya adalah Erika yang pindah ke sekolah berasrama, Rosenstolz.

Sejumlah produk Meine Liebe pun bisa dijumpai di pasaran. Di antaranya, CD berisi aksesori desktop dan telephone card. CD opening single animenya, Shirushi, yang dibawakan can/goo, dirilis 13 Januari 2005. Sedangkan album soundtrack-nya yang bertitel Capriccio mulai dijual 26 Januari 2005 mendatang.




 
< Prev   Next >