| Kaomoji dan kreativitas netters Jepang |
| Written by s2d4theworld | |
| Jumat, 15.10.2004 | |
|
Pasti temen2 dah pada tahu sama emotikon yang kayak :P, :), atau :D. Emotikon2 miring kayak gitu kebanyakan adalah produk netters dari barat. Tapi, selain itu ada lagi yang juga kita kenal tapi ngga pake miringin kepala buat ngeliatnya kayak (^_^) atau (^-^). Lebih manis dan ekspresif 'kan. Nah yang belakangan itu adalah hasil budaya dan kreativitas para netters dari jepang dan mereka menyebutnya dengan Kaomoji (kao=muka;moji=huruf). Mari mulai dengan perkembangan sejarah pemakaian komputer oleh masyarakat jepang. Sejak masa-masa akhir dekade 1980-an, di jepang penduduknya sudah mulai berkomunikasi dengan menggunakan e-mail dan BBS, walaupun homepage belum dipakai secara umum oleh masyarakat jepang kala itu (hebat yah, indonesia masih ngapain tuh jaman kayak gitu). Pada saat itu komunikasi dengan komputer masih terbatas antar para pengguna provider net yang sama. Jadi misalnya klo kamu adalah pengguna layanan provider A, maka kamu hanya bisa berkomunikasi dengan orang laen yg juga make layanan dari provider A tsb. Klo ingin berkomunikasi dengan pelanggan di provider B misalnya, belum bisa dilakukan. Jadi masing-masing provider memiliki jaringan intranetnya sendiri-sendiri. Nah mulai saat itulah di antara para pengguna layanan komunikasi lewat komputer di Jepang berkembang penggunaan kaomoji. Ini beberapa contoh kaomoji yang lain: (^-^) (^_^) (n_n) = senyum Selain yang sudah ditunjukkan di atas masih ada banyak lagi. Dan saat ini, untuk mempersingkat seringkali tanda kurung di luar dihilangkan dan menjadi hanya ^_^ atau n_n. Selain dengan tulisan ASCII, ada banyak lagi yang ditulis dengan font khusus Jepang yang tentunya ngga bisa gw tulis di sini (gw juga ngga tahu, hehehe). Mengapa kaomoji sangat berkembang di jepang? Mungkin karena sudah banyak contohnya dalam manga/anime jepang di mana ekspresi wajah bisa digambarkan dengan sedikit goresan saja. Misalnya perhatikan dalam manga doraemon saat mata menutup separo dan bola mata tertutup kelopak sebagian untuk menandakan kemarahan atau pada manga meitantei conan saat bola mata mereka menjadi titik hitam saja untuk menandakan rasa malu, atau bisa juga dengan menghilangkan gambar mata diganti dengan goresan garis2 saja. Jadi menggambarkan ekspresi dengan tanda sudah menjadi budaya bagi orang2 jepang sejak jaman doraemon dulu ^_^. Dan ini, |
| < Prev | Next > |
|---|