[CURHAT] Dunia Anime Akhir-Akhir Ini
Jul 31 2011 05:14 | ninja_sakti di Artikel
Hi guys. Hisashiburi da ne...
Langsung ke topik aja ya
Buat Sensei, kalo salah sub-forum mohon dipindahkan ya.
Di tahun 1990-an akhir, waktu gw masih SD, kayaknya lagi booming-boomingnya manga+anime di Indonesia. Mungkin awalnya, nggak banyak yang tau soal dunia anime+manga ini. Namun dengan penayangan anime yang luas banget di TV Indonesia, akhirnya lahir generasi semacam gw (dan kalian yang baca ini) yang tergila-gila dengan anime atau manga.
Sukses dengan ekspansi anime+manga besar-besaran, para generasi macam kita ini -selanjutnya disebut generasi otaku- difasilitasi oleh terbitnya majalah-majalah yang khusus membahas ini. Mulai dari anime, manga, hingga akhirnya merambah ke dunia drama (baca: sinetronnya Jepang), musik pop, bahkan kebudayaan Jepang itu sendiri. Ada banyak majalah yang pada awal tahun 2000-an terbit memanjakan generasi otaku dengan informasi-informasi dunia 'Japanese pop culture' seperti yang disebut di atas. Pengetahuan generasi otaku-pun semakin bertambah. Puncaknya, ketika revolusi media gila-gilaan merangsek kehidupan generasi otaku: populernya internet. Akses mendapatkan informasi, lagu, film, anime dan manga jadi jauh... jauh lebih cihuiy dari zaman sebelumnya. Majalah anime/manga-pun satu persatu berguguran. Yang gw tau, cuma satu yang masih bertahan sampai saat ini...
Okei. Internet menjadi bagian kehidupan yang tak terpisahkan dari generasi muda pada umumnya, dan lebih sempit lagi, generasi otaku. Gw pribadi, bener-bener masuk ke dunia internet setelah mengenal Friendster & forum kita tercinta ini, www.indoanime.net. Berbekal pengalaman baca komik semenjak pertama kali bisa baca, nonton anime semenjak punya vcd player, dan baca majalah anime/manga selama beberapa semseter (gaya), gw lenggak-lenggok di internet dengan aduhai. Bahkan gw pernah ikut gathering taun 2007 di UI, yang konon gath IA paling rame yang pernah ada di Indoanime ini. (karena ada gw) (iya, tampol aja TS-nya).
Setelah itu... Karena satu dan lain hal, gw sibuk ngurusin dunia kampus (bukan kuliah) (soalnya kuliah belum lulus-lulus ampe sekarang)
Dan di jeda kesibukan itu, gw masih ngikutin dunia otaku -walau hanya bagian dorama-nya saja.
Suatu hari di akhir taun 2000-an, gw memutuskan balik lagi sepenuhnya ke dunia ini... dunia otaku. Dan gw ngeliat.... eummm. Aneh. (ini dia inti dari gw bikin thread) Anime sekarang.. aneh. Manga... banyak yang bagus, tapi anehnya, begitu diadaptasi ke anime jadi kurang 'sreg'. Dorama... hell! Banyak yang aneh-aneh. Movie? Ada beberapa yang bagus, secara umum? Nggak sreg. Ada apa dengan dunia otaku sekarang?? Sesuatu yang besar telah terjadi di perindustrian pop entertainment di Jepang sana. Ketika orang Jepang membuat Death Note menjadi versi orang.... yuck. Manga sekeren itu jadi semacam film murahan. Detektif Conan? Humor nggak lucu. 20th Century Boys? Penghinaan besar terhadap Urasawa Naoki. BECK?? BECK????? BECK!!!! ARGH. Total failure. Animenya juga ancur. Meskipun musiknya oke-oke, tapi menterjemahkan sebuah cerita komedi-serius-romantis-ambisius-mantap-aduhai-alamakjang sekelas BECK, menjadi anime yang kesannya kelam dan serius kayak gitu? DAN MOVIE-NYA??? Oh. Manga BECK asli adalah karya nge-ROCK yang nyindir artis-artis nge-POP macam pemeran-pemeran di movie sampah itu! FOOOOOOOOOO!!!!! (niruin hardgay)
Hell. Apa yang terjadi dengan dunia otaku kita?? Animenya? Duh... Gw rela dimaki deh. Anime sekarang NEVER... NEVER EVERR... Nggak akan pernah sebanding dengan apa yang udah dibuat industri anime Jepang di tahun-tahun terdahulu. Gw heran deh... Kemana dedengkot-dedengkot, dewa-dewa kreator, pekerja seni yang super kreatif dulu? Jeritan hati gw sama kayak jeritan hati Yamazaki di anime NHK ni Youkoso episode 2 menit ke 16:08 "Those fools in my class, they don't know anything about games!" Ya.... Mereka yang ngebuat anime, dorama dan movie di Jepang sana kayaknya nggak ngerti apa yang sebenernya lagi mereka kerjain!
Oh Mighty Japan. Dulu di 1990-an akhir kau membuat anime-anime bagus. Di 2000-an kau masih mengerjakan pekerjaan luar biasa. Tapi, kemana kau sekarang? Apakah nasibmu akan sama dengan sinetron Indonesia? Gw nulis sampe di sini dulu... Buat IA-ers sekalian, mohon jangan marah. Mental saya lemah. (batuk batuk) Tolong tinggalkan komentar yang panjang sekalian. Kita ngobrol di sini. Bukan baca dan nyampah kayak forum sebelah yang segede gajah tapi hobinya makan sampah. Regards all. Love you all.
Bahas ini di forum
http://www.indoanime...khir-akhir-ini/
Langsung ke topik aja ya
Di tahun 1990-an akhir, waktu gw masih SD, kayaknya lagi booming-boomingnya manga+anime di Indonesia. Mungkin awalnya, nggak banyak yang tau soal dunia anime+manga ini. Namun dengan penayangan anime yang luas banget di TV Indonesia, akhirnya lahir generasi semacam gw (dan kalian yang baca ini) yang tergila-gila dengan anime atau manga.
Sukses dengan ekspansi anime+manga besar-besaran, para generasi macam kita ini -selanjutnya disebut generasi otaku- difasilitasi oleh terbitnya majalah-majalah yang khusus membahas ini. Mulai dari anime, manga, hingga akhirnya merambah ke dunia drama (baca: sinetronnya Jepang), musik pop, bahkan kebudayaan Jepang itu sendiri. Ada banyak majalah yang pada awal tahun 2000-an terbit memanjakan generasi otaku dengan informasi-informasi dunia 'Japanese pop culture' seperti yang disebut di atas. Pengetahuan generasi otaku-pun semakin bertambah. Puncaknya, ketika revolusi media gila-gilaan merangsek kehidupan generasi otaku: populernya internet. Akses mendapatkan informasi, lagu, film, anime dan manga jadi jauh... jauh lebih cihuiy dari zaman sebelumnya. Majalah anime/manga-pun satu persatu berguguran. Yang gw tau, cuma satu yang masih bertahan sampai saat ini...
Okei. Internet menjadi bagian kehidupan yang tak terpisahkan dari generasi muda pada umumnya, dan lebih sempit lagi, generasi otaku. Gw pribadi, bener-bener masuk ke dunia internet setelah mengenal Friendster & forum kita tercinta ini, www.indoanime.net. Berbekal pengalaman baca komik semenjak pertama kali bisa baca, nonton anime semenjak punya vcd player, dan baca majalah anime/manga selama beberapa semseter (gaya), gw lenggak-lenggok di internet dengan aduhai. Bahkan gw pernah ikut gathering taun 2007 di UI, yang konon gath IA paling rame yang pernah ada di Indoanime ini. (karena ada gw) (iya, tampol aja TS-nya).
Setelah itu... Karena satu dan lain hal, gw sibuk ngurusin dunia kampus (bukan kuliah) (soalnya kuliah belum lulus-lulus ampe sekarang)
Suatu hari di akhir taun 2000-an, gw memutuskan balik lagi sepenuhnya ke dunia ini... dunia otaku. Dan gw ngeliat.... eummm. Aneh. (ini dia inti dari gw bikin thread) Anime sekarang.. aneh. Manga... banyak yang bagus, tapi anehnya, begitu diadaptasi ke anime jadi kurang 'sreg'. Dorama... hell! Banyak yang aneh-aneh. Movie? Ada beberapa yang bagus, secara umum? Nggak sreg. Ada apa dengan dunia otaku sekarang?? Sesuatu yang besar telah terjadi di perindustrian pop entertainment di Jepang sana. Ketika orang Jepang membuat Death Note menjadi versi orang.... yuck. Manga sekeren itu jadi semacam film murahan. Detektif Conan? Humor nggak lucu. 20th Century Boys? Penghinaan besar terhadap Urasawa Naoki. BECK?? BECK????? BECK!!!! ARGH. Total failure. Animenya juga ancur. Meskipun musiknya oke-oke, tapi menterjemahkan sebuah cerita komedi-serius-romantis-ambisius-mantap-aduhai-alamakjang sekelas BECK, menjadi anime yang kesannya kelam dan serius kayak gitu? DAN MOVIE-NYA??? Oh. Manga BECK asli adalah karya nge-ROCK yang nyindir artis-artis nge-POP macam pemeran-pemeran di movie sampah itu! FOOOOOOOOOO!!!!! (niruin hardgay)
Hell. Apa yang terjadi dengan dunia otaku kita?? Animenya? Duh... Gw rela dimaki deh. Anime sekarang NEVER... NEVER EVERR... Nggak akan pernah sebanding dengan apa yang udah dibuat industri anime Jepang di tahun-tahun terdahulu. Gw heran deh... Kemana dedengkot-dedengkot, dewa-dewa kreator, pekerja seni yang super kreatif dulu? Jeritan hati gw sama kayak jeritan hati Yamazaki di anime NHK ni Youkoso episode 2 menit ke 16:08 "Those fools in my class, they don't know anything about games!" Ya.... Mereka yang ngebuat anime, dorama dan movie di Jepang sana kayaknya nggak ngerti apa yang sebenernya lagi mereka kerjain!
Oh Mighty Japan. Dulu di 1990-an akhir kau membuat anime-anime bagus. Di 2000-an kau masih mengerjakan pekerjaan luar biasa. Tapi, kemana kau sekarang? Apakah nasibmu akan sama dengan sinetron Indonesia? Gw nulis sampe di sini dulu... Buat IA-ers sekalian, mohon jangan marah. Mental saya lemah. (batuk batuk) Tolong tinggalkan komentar yang panjang sekalian. Kita ngobrol di sini. Bukan baca dan nyampah kayak forum sebelah yang segede gajah tapi hobinya makan sampah. Regards all. Love you all.
Bahas ini di forum
http://www.indoanime...khir-akhir-ini/











